Selasa, 19 Januari 2021

Edukasi Emak Trader di Dunia Trading

Belajar trading bersama Emak Trader menjadi resolusi saya di tahun 2021. Mengapa memilih trading? Karena ia lebih aktif mengelola aset di pasar modal dan forex. Meskipun trading termasuk bisnis high risk, saya tidak gentar untuk menjalaninya. Mengapa? Karena pasti ada ilmu mumpuni untuk menaklukkan pasar. Yah, walaupun tidak selalu mumpuni, setidaknya persentase win lebih banyak ketimbang loss.

Sebenarnya saya sudah membaca seputar trading lebih dari lima tahun silam. Ellen May, trader perempuan yang banyak menulis buku seputar dunia ini adalah inspirator saya. Namun kala itu, kesibukan kantor menyita banyak perhatian dan pikiran saya sehingga saya tak punya cukup waktu untuk belajar lebih serius.

Emak Trader sebagai Mentor Trading

Setelah resign dari pekerjaan yang mengikat saya sejak pukul 10.00 – 19.00, ingatan saya tentang trading disegarkan kembali saat membaca artikel di Rubrik Senggang Pikiran Rakyat awal tahun ini. 
Pucuk dicinta ulam pun tiba. Saya yang sudah meniatkan diri untuk belajar trading menemukan jalannya. Pada 
artikel tersebut diulas tentang Emak Trader yang membimbing murid-muridnya hingga mahir bahkan seumur hidup.

Ini luar biasa! Pikir saya. Diajari trading sampai bisa?! Wah, mau banget pasti. Sebagai pemula yang hanya tahu dunia trading dari kabar sana-sini, terlebih sebagian besar kabar itu berupa informasi betapa trading adalah bisnis yang membuat miskin.

Kehadiran Emak Trader tentu membuat saya berharap ada informasi positif mengenai dunia trading. Bagaimana pun, saya yang sedang mencari jalan untuk kebebasan finansial di masa depan cukup berharap pada kecerahan dunia investasi, termasuk trading di dalamnya.





Sebelumnya, dari beberapa buku Ellen May, saya berkenalan dengan dunia trading dan teknik-tekniknya. Namun karena itu terjadi sekira sepuluh tahun lalu, saya sudah lupa. Jadi, sekarang ini saya seperti belajar dari nol lagi tentang apa itu trading.

Seperti yang dipaparkan Fitri Diani, founder Emak Trader, tentang syarat menjadi trader andal adalah harus objektif dan logis, saya menilai trading bukan lagi bisnis yang penuh spekulasi. Fitri Diani menambahkan bahwa objektivitas dan logika menjadi landasan berpikir trader agar bisa melakukan analisis pasar secara komprehensif.

Kemampuan objektif dan logis di dunia trading bisa dipupuk dari proses pembelajaran. Artinya, sebelum turun ke dunia trading, kita harus belajar tekniknya hingga mahir. Fitri Diani menyebutnya dengan investasi ilmu.

Mengapa harus investasi ilmu? Hal itu diperlukan untuk melakoni riset mendalam mengebai bisnis di pasar keuangan ini. Fitri mewanti-wanti agar jangan langsung investasi ke market tanpa ilmu. Jika itu nekat dilakukan, dana sebesar apapun akan habis dirampas market. 

Itulah motivasi awal Fitri Diani membentuk komunitas Emak Trader tahun 2019 silam. Ia ingin mengedukasi masyarakat, terutama mereka yang ingin menjadi trader agar paham dulu ilmunya sebelum terjun ke bisnis high risk ini.

Ia berharap bekal ilmu dan pengalaman yang dimilikinya selama berkecimpung di dunia ini sejak 2016 lalu bisa membantu banyak orang agar tidak tersesat di dunia trading. Mereka yang tersesat biasanya abis-abisan berspekulasi hingga bangkrut. Kondisi semacam itu pasti meninggalkan luka dan trauma. Bahkan untuk sebagian pelaku, ada kemarahan terhadap bisnis ini atau broker yang sempat mengelola dana mereka untuk trading.

Visi Emak Trader

Selama pandemi, tren bisnis investasi meningkat secara signifikan. Animo masyarakat terhadap pasar keuangan seolah menjadi jalan keluar dari lesunya kondisi bisnis konservatif setahun terakhir. Namun sayangnya, tingkat literasi masyarakat mengenai dunia perdaganagan di pasar keuangan amat minim. Kondisi itu bisa menyebabkan pelaku bisnis di dunia ini sulit mencapai tujuan yang diharapkan.

Banyak yang tertipu oknum investasi, terjebak pada teknik palsu, hingga terjerumus ke perjudian. Kondisi demikian membuat banyak orang kecewa terhadap dunia trading. Stigma pun bermunculan. Padahal jika dikelola dengan strategi yang tepat, trading bisa menjadi jalan menuju kebebasan finansial.

Melihat makin maraknya korban di dunia ini, Emak Trader tergerak untuk mulai membuka pintu; memberikan edukasi kepada masyarakat. Fitri sebagai foundernya membimbing murid-murid yang datang padanya dengan strategi trading, money management yang tepat, hingga pengelolaan psikologis dalam beinvestasi.

Fitri menekankan pentingnya pertimbangan fundamental dan teknikal dalam mempertimbangkan keputusan jual atau beli. Itu sebabnya pengetahuan tentang bisnis trading tidak bisa mengadopsi sebagian-sebagian. Adopsi ilmu harus dilakukan secara menyeluruh sehingga analisisnya semakin komprehensif dan holistik.

Kelas Trading Offline

Setelah setahun lebih  terbentuk, Emak Trader sudah membuka kelas untuk dua ratus orang. Selama itu sebagian besar kelas yang dibuka adalah kelas daring alias online. Tahun 2021 ini, Emak Trader berencana membuka kelas offline dengan membaginya menjadi kelas newbie dan kelas expert. 


Kelas offline ini akan diselenggarakan pada tanggal 6-7 Februari 2021. Semoga pada tanggal itu, pergerakan Covid-19 melandai sehingga orang-orang yang ingin belajar trading lebiih serius bisa mengikutinya dengan tenang dan merasa aman. 

a. kelas newbie


Sesuai dengan namanya, kelas newbie diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar awam terhadap dunia trading. Materi yang akan diterima di kelas ini sangat bermanfaat untuk membuka tabir wawasan pasar uang dan modal.




b. kelas expert


Kelas expert bertujuan untuk membenahi pola trading yang biasanya dilakukan para trader yang sebelumnya sudah terjun di dunia trading. Agenda utamanya adalah mastering analytics in a day. Wow! In a day. Canggih sekali nih. Materinya apa saja ya?






Kelas newbie dan expert ini diharapkan dapat membuka wawasan serta memperbaiki cara trading. Sesuai dengan visinya untuk mengedukasi, investasi yang dibayarkan peserta termasuk dalam bimbingan seumur hidup. Tidak hanya bimbingan teknik analisis, tetapi juga bimbingan psikologis trading agar objektif dan logis serta mengendalikan diri.

Jadi, siap menjadi trader untuk bebas finansial?  :)






Selasa, 15 Desember 2020

4 Panduan Perencanaan Keuangan dengan Reksa Dana

Setiap orang pasti mempunyai berbagai impian yang ingin diwujudkan. Ada yang ingin menikah dengan modal sendiri, mampu membayar DP dan cicilan rumah pertama, mempersiapkan dana pendidikan anak hingga universitas terkemuka di dalam atau luar negeri, memberangkatkan orangtua naik haji, bahkkan ada yang ingin bebas finansial di usia tua. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah yang bisa dilakukan Reksa dana untuk mewujudkannya?

Tulisan ini akan membahas tentang panduan perencanaan keuangan dengan reksa dana. Selain itu, akan ada pembahasan mengenai jenis reksa dana yang dibutuhkan untuk berbagai tujuan sekaligus nilai investasinya. Tentu saja, agar tidak salah jalan, kita akan diajak mengetahui cara melakukan evaluasi kondisi finansial secara berkala.

4 Perencanaan Keuangan dengan Reksa Dana

1. Perencanaan Jangka Sangat Pendek

Salah satu contoh rencana jangka sangat pendek adalah berlibur. Lokasinya bisa di dalam atau di luar negeri. Kita ambil contoh berrlibur ke Malaysia selama empat hari untuk liburan tahun depan. Biasanya kita akan menelusuri berbagai informasi yang berhubungan dengan Malaysia dari berbagai sumber. Website dan informasi dari teman - teman yang sudah pergi ke sana menjadi pilihan sumber informasi yang paling banyak dipilih.

Setelah informasi terkumpul. kita bisa membuat bujet sebagai berikut :

tiket pesawat sesuai jumlah orang yang akan ikut.

hotel 4 malam

biaya pengeluaran per hari

dana darurat

cara investasi bulanan hingga hari H, yaitu satu tahun ke depan.

Agar dapat memenuhi dana yang dibutuhkan untuk satu tahun dari sekarang, pilihan reksa dana yang ideal adalah reksa dana pasar uang. Karena tujuan tersebut akan dicapai dengan investasi bulanan, secara sederhana kita bisa membagi total biaya yang dibutuhkan dengan 12 bulan.

Rp 12 juta : 12 bulan = Rp 1 juta /  bulan

Menurut Rudiyanto, anggota komite investasi independen, reksa dana pasat uang memiliki risiko yang relatif sangat kecil. Namun demikian, kita tetap harus disiplin melakukan investasi setiap bulannya. Kita juga sebaiknya memantau pergerakan investasi meski tidak harus terus menerus. Yang penting kita tahu kondisi investasi kita.

2. Perencanaan Keuangan Jangka Pendek  

Merencanakan pernikahan termasuk dalam perencanaan keuangan jangka pendek, sekira 1 - 3 tahun. Untuk mempersiapkan pernikahan, sebagian pasangan mencari informasi dari berbagai pameran wedding organizer. Informasi itu biasanya berupa gedung, katering, baju pengantin beserta pernak - perniknya, tata rias atau MUA, dan dekorasi. Selain lima hal itu, harus ada anggaran untuk kartu undangan, upacara adat, perhiasan, transportasi keluarga, seserahan, dan printilan lain yang harus dihitung dengan cermat. 

Jika biaya pernikahan yang dibutuhkan sebesar 300 juta dan calon pengantin sudah punya tabungan, misalnya senilai 150 juta, reksa dana yang bisa dipilih adalah jenis reksa dana pendapatan tetap. Jenis reksa dana ini cocok untuk tujuan keuangan antara 1 - 3 tahun secara bulanan.

Meskipun reksa dana pendapatan tetap tergolong reksa dana yang konservatif, jenis ini tetap mengandung risiko. Untuk mengantisipasinya, tabungan yang sudah ada sebaiknya tetap disimpan di bank dalam bentuk deposito 6% net per tahun.

Oh ya, hal yang takkalah penting untuk dipahami adalah potensi inflasi setiap tahunnya. Jadi, kita juga harus mengantisipasi itu dengan memasukkan penghitungan inflasi pada biaya pernikahan sebesar 5%.

Kita bisa membuat simulasi sederhana seperti berikut ini

Nilai dana yang dibutuhkan saat ini                         Rp 300.000.000,00

Kapan dana dibutuhkan                                         25 / 07 / 2023

Perkiraan inflasi                                                      5%

Perkiraan kebutuhan 3 tahun kemudian                  Rp 347.287.500,00

Dengan berinvestasi di reksa dana pendapatan tetap, hasilnya setiap bulan kita harus berinvestasi sebesar Rp 4,15 juta per bulan selama 3 tahun. Kita bisa berinvestasi pada bank atau lembaga keuangan lain yang melayani investasi reksa dana pendapatan tetap. Biasanya tiap lembaga punya nama yang berbeda untuk jenis -  jenis reksa dana.

3. Perencanaan Keuangan Jangka Menengah 

Mempersiapkan sekolah anak bisa termasuk dalam perencanaan keuangan jangka menengah. Etapi tergantung usia anak juga sih saat kita mempersiapkan dananya. Kalau ia masih duduk di bangku taman kanak -  kanak atau sekolah dasar, peluang investasinya bisa pilih yang lebih aman di dompet.

Berbeda jika anak kita sudah duduk di bangku sekolah menengah, biaya yang harus ditabung tiap bulannya makin besar, Untuk itu, jenis reksa dana yang dipilih adalah investasi agresif. Pada reksa dana jenis ini, bunganya memang sangat bersaing di dunia investasi, yaitu sebesar 16% / tahun

4. Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Mempersiapkan masa pensiun  tentu termasuk perencanaan jangka panjang. Apabila saat ini usiamu 32 tahun dengna pengeluaran setara 8 juta per bulan, ia harus memiliki dana pensiun sebesar Rp 5 miliar pada saat pensiun, rata - rata usia 56 tahun. Pengeluaran tersebut sudah disesuaikan dengan inflasi 6% per tahun hingga usianya 70. Besaran cicilan tiap bulan untuk investasi Rp 112.562 per bulan.


Minggu, 15 November 2020

Perbedaan antara Manajer Investasi dan Penasihat Investasi

Teman, adakah yang ingat atau tahu kasus Jouska? Jouska adalah lembaga penasihat keuangan yang diduga terlibat kasus pencucian uang. Kasusnya mencuat akhir Juli 2020 lalu. Banyak nasabah yang menggunakan jasa Jouska sebagai penasihat investasi merasa dirugikan. Mereka pun menggugat Jouska. Usut punya usut, ternyata Jouska yang mengklaim dirinya sebagai penasihat investasi berperan juga menerima dan menempatkan dana nasabahnya. 

Padahal yang punya lisensi untuk menerima dan mengelola dana nasabah adalah manajer investasi. Tindakan Jouska ini menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melanggar hukum. Bagi mereka yang sangat awam di dunia finansial, terlebih investasi, posisi penasihat dan manajer investasi tampak sama. Yah meskipun sebenarnya secara etimologis, kedua istilah ini berbeda. Namun, berapa banyak dari kita yang peduli pada makna kata? 

Tidak hanya itu, alih - alih belajar cara berinvestasi dengan dan benar, masyarakat masih banyak yang pasrah atau termakan iming - iming keuntungan bombastis dalam penempatan uang mereka. 

Tulisan ini tidak akan membahas seluk - beluk kasus Jouska, tetapi lebih pada pembahasan perbedaan antara penasihat investasi dan manajer investasi. 

Perbedaan Penasihat Investasi dan Manajer Investasi 

Undang - Undang Pasar Modal menyebutkan bahwa penasihat investasi merupakan pihak yang memberikan nasihat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek. Penasihat keuangan akan menerima imbalan atas jasa yang ia berikan kepada pihak lain atau nasabah. Penasihat investasi ini bisa berupa lembaga atau perorangan yang wajib mengantongi izin dari OJK. Kalau kamu ingin mengetahui lebih detail tahapan perizinan penasihat investasi, informasi lebih lanjut bisa kamu akses di Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEP-26/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996. Informasi tentang tahapan perizinan juga ada pada Peraturan Nomor V.C.1. tentang Perizinan Penasihat Investasi. 

Enam hal yang tidak boleh dilakukan penasihat investasi. 

Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 5/POJK.04/2019 tentang Perilaku yang Dilarang bagi Penasihat Investasi, ada 6 hal yang harus dipatuhi.

1.Mengelola dana nasabah. 

2.Meminta imbalan di atas standar yang sudah ditetapkan. 

3.Mengungkapkan data nasabah kepada pihak ketiga, kecuali diharuskan oleh peraturan perundangan yang berlaku. Data nasabah bisa diberikan jika ada masalah hukum yang mewajibkan pengungkapan identitas. 

4.Memberi saran kepada nasabah yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, atau pertukaran dari efek tanpa dasar pemikiran yang rasional. 

5.Mengabaikan pemberitahuan secara tertulis berkaitan dengan nasihat investasi yang diberikan. Mengadakan, mengubah, memperpanjang, memperpendek, atau memperbarui kontrak nasihat investasi tanpa persetujuan tertulis dari nasabah. 

Lalu, bagaimana dengan posisi manajer investasi? Posisi profesi ini bisa dibaca pada peraturan perundang - undangan yang berlaku dalam POJK Nomor 43/POJK.04/2015 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi. Syarat menjadi manajer investasi adalah mempunyai lisensi profesi wakil manajer investasi (WMI). Manajer investasi berlisensi dan terdaftar di OJK mendapat kewenangan dari para investor untuk mengelola dana mereka di pasar modal. Ini tentu berkebalikan dengan job desk penasihat keuangan yang dilarang keras mengelola dana nasabahnya. Namun, tetap ada rambu - rambu yang harus dipatuhi manajer investasi dalam menjalankan pekerjaannya. 

Tiga hal yang tidak boleh dilakukan manajer investasi. 

1. Dalam melakukan tugasnya, manajer investasi tidak diperbolehkan memberikan saran kepada nasabah dalam bentuk jasa pengelolaan investasi, konsultasi pembelian, penjualan serta pertukaran efek tanpa dasar pertimbangan yang rasional. 

2. Manajer investasi tidak diperbolehkan melakukan pemesanan pembelian atau penjualan efek atas rekening nasabah tanpa wewenang tertulis dari nasabah. 

3. Dalam mengelola portofolio investasi untuk kolektif atau perorangan, manajer investasi dilarang melakukan kebijakan sendiri membeli atau menjual efek tanpa persetujuan tertulis dari nasabah. 

Semakin gencarnya masyarakat mulai melakukan investasi seharusnya diimbangi dengan literasi investasi. Artinya jika kita berencana berinvestasi, baik di Reksa Dana maupun di Forex, kita wajib mengenali penasihat investasi dan manajer investasi yang kredibel. Periksalah kredibilitas penasihat investasi dan manajer investasi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlebih dahulu. 

Apakah perusahaan tersebut telah terdaftar dan diawasi OJK? Jika tidak, tinggalkan! Bagaimana cara mengeceknya? Kita bisa menghubungi layanan informasi OJK melalui Whatsapp di nomor 081157157157, telepon kontak 157, dan situs web OJK di https://reksadana.ojk.go.id Semoga tulisan ini bisa memberi gambaran tentang sekelumit dunia investasi bagi teman - teman yang awam dan menambah informasi bagi yang sudah terjun di dunia ini. Salam investasi :)

Kamis, 15 Oktober 2020

4 Peran Penting HRD dalam Perusahaan

Departemen Sumber Daya Manusia atau yang populer dikenal dengan Human Resources Department (HRD) menjadi divisi penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan. HRD yang efektif mempunyai peran signifikan dalam kemajuan perusahaan. 

Mengingat pentingnya HRD dalam struktur organisasi perusahaan, tulisan ini akan membahas mengenai cara HRD memenuhi kebutuhan bisnis dengan mengelola aset perusahaan yang paling berharga, yaitu karyawan.

Ada beberapa disiplin ilmu yang membentuk HRD, di antaranya ekonomi dan psikologi. Namun, praktisi HRD di lapangan melakukan enam tugas utamanya. Apa sajakah itu?

Empat Peran Penting HRD dalam Perusahaan

1. Talent Management

Sebagai talent management, HRD bertanggung jawab merekrut karyawan, memberikan dukungan terhadap kualitas kinerja mereka, dan mengelola kesejahteraan karyawan. 

Fokus manajer HRD dalam posisinya sebagai talent management adalah melakukan perencaan dan manajemen tenaga kerja. Wilayah kerja ini mencakup tugas HRD menangani beragam permasalahan seputar tenaga kerja. Ketika karyawan jatuh sakit, mengundurkan diri, dipecat atau diberhentikan, bahkan meninggal, HRD harus sigap mengatasi beragam kondisi tersebut.

2. Kompensasi dan Keuntungan

Di perusahaan kecil, pembayaran gaji dan tunjangan dapat dikelola seorang staf HRD saja. Berbeda dengan perusahaan dengan jumlah tenaga kerja yang besar, penugasan pembayaran gaji dan tunjangan dilakukan beberapa orang di HRD.

Seiring kemajuan teknologi, untuk memudahkan pekerjaan staf HRD, kini semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan software payroll untuk menghitung gaji karyawan berdasarkan data kehadiran mereka. Di dalamnya tentu saja mencakup uang lembur, tunjangan, iutan, insentif, dan bonus. Software payroll ini juga bisa digunakan untuk menghitung pajak penghasilan, potongan pinjaman, dan potongan - potongan lainnya.

Untuk meringankan penghitungan persentase kehadiran karyawan, kini rata - rata perusahaan menggunakan software absensi karyawan. Biasanya menggunakan sidik jari untuk memastikan validitas kehadiran. 

3. Pelatihan dan Pengembangan

Setiap perusahaan tentu ingin kemampuan karyawannya berkembang. Untuk mewujdukan itu, HRD perlu melengkapi mereka dengan soft seperti orientasi untuk karyawan baru. Sementara untuk karyawan lama, ada pelatihan kepemimpinan, pengembangan pribadi dan profesional, serta pelatihan manajerial.

Pelatihan dan pengembangan atau yang dikenal juga dengan istilah learning and development merupakan bagian tak terpisahkan dari HRD. 

Bergantung pada peran karyawan di suatu perusahaan, tim pelatihan bertanggung jawab menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan yang berpengaruh secara postifi pada kondisi bisnis perusahaan. 

4. Keselamatan Tenaga Kerja

Setiap perusahaan tentu memperhatikan keselamatan kerja karyawannya. Untuk itu, keselamatan karyawan termasuk dalam wilayah yang mendapat perhatian khusus HR department. Salah satu wujud konkret perhatian itu adalah mengadakan pelatihan keselamatan kerja bagi karyawannya.

Selasa, 15 September 2020

6 Hal Ini Memudahkan Proses Klaim Asuransi

Sudahkah kita berasuransi? Asuransi ibarat sedia payung sebelum hujan. Setiap orang seyogyanya mempunyai asuransi  

Ternyata di lapangan, banyak faktor yang menyebabkan masyarakat enggan untuk membeli produk asuransi. Salah satunya adalah sifat atau manfaat yang didapatkan tidak pasti. Ada yang sudah membeli produk asuransi dan juga sudah rutin dalam membayar preminya, tetapi saat mengajukan klaim, perusahaan asuransi menolaknya. 

Perusahaan yang menolak pengajuan klaim asuransi ini sebenarnya bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari dokumen tidak lengkap hingga kesalahan prosedur pengajuan. Untuk itu, nasabah harus mengetahui dan memahami tata cara pengajuan klaim asuransi terlebih dahulu. Bahkan, di antara banyak asuransi, klaim asuransi Allianz sebenarnya sangatlah mudah untuk dilakukan. 

Allianz termasuk salah satu perusahaan asuransi yang jumlah nasabahnya amat banyak di Indonesia begitu juga di luar negeri. Hal ini tentu mengacu pada jangakauan perusahaan asuransi Allianz yang sudah mendunia. 

Portofolio Alllianz yang tepercaya memungkinkan calon nasabah merasa aman membeli produk asuransi dari perusahaan ini. Produk asuransi yang ditawarkan Allianz ini sendiri terbilang begitu banyak. Produk -produk asuransi itu, di antaranya adalah asuransi jiwa, kesehatan, produk asuransi umum, asuransi syariah dan masih banyak lagi. 


Kembali ke salah satu penyebab enggannya masyarakat membeli asuransi, yaitu kesulitan pengajuan klaim. Prosedur klaim asuransi Allianz ini sangat mudah, tergantung jenis asuransinya. Namun, ada beberapa kiat atau cara yang bisa kita terapkan sebagai nasabah agar kelak klaim asuransi jiwa dan juga kesehatan dari perusahaan asuransi Allianz ini bisa cepat diproses. Apa saja kah? Yuk lanjutkan membaca :) 

Enam Cara agar Asuransi Cepat Diproses 

1. Simpanlah buku polis asuransi di tempat yang aman dan ingat lokasi penyimpanannya. 

Hal ini sangatlah penting sehingga jika sewaktu-waktu kita ingin melakukan klaim pada asuransi tersebut juga bisa secara mudah menemukan buku polisnya. Yang wajib diingat, jangan menyimpan sendiri, tetapi kita harus memberitahu pasangan tempat buku asuransi tersebut disimpan. 

2. Polis dalam kondisi aktif

Wajib diketahui bahwa klaim ini hanya bisa dilakukan jika polis dalam kondisi yang aktif. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan polis asuransi tidak aktif, salah satunya adalah tidak rutin membayar premi. Jika kondisi polis tersebut tengah tidak aktif, sudah pasti nantinya klaim juga akan ditolak. 

3. Lengkapi semua persyaratan pengajuan klaim asuransi. 

Syarat pengajuan klaim berbeda - beda tergantung jenis asuransinya. Untuk itu, kita harus ekstrateliti saat membaca ketentuan atau persyaratan yang dibutuhkan dalam mengajukan klaim asuransinya. Berikut ini salah satu contoh persyaratan yang harus dibutuhkan jika kita akan mengklaim asuransi. 

🌿 Formulir klaim asuransi kesehatan 

🌿 Perincian biaya perawatan dari rumah sakit 

🌿Kuitansi asli atau kualitas yang sudah dilegalisasi rumah sakit 

🌿 Foto kopi Kartu Tanda Pengenal 

🌿 Foto kopi kartu keluarga 

4. Pastikan semua informasi di dalam form pengajuan klaim adalah valid.

Jika ada salah satu informasi yang salah ,secara otomatis pengajuan juga akan ditolak. Jadi, kita harus sangat teliti dan hati - hati saat mengisi formulir pengajuan klaim. 

5. Beritahu atau ajari pasangan dan anak-anak yang sudah cukup umur terkait prosedur pengajuan klaim asuransi ini. 

Apabila anggota keluarga memahami prosedur pengajuan klaim, nantinya akan jauh lebih mudah bagi mereka jika seandainya ingin melakukan klaim asuransi, prosesnya bisa dilakukan dengan cepat. 

Seorang teman yang juga agen asuransi bercerita tentang nasabahnya yang tidak memberitahukan keluarganya kalau dia punya asuransi. Akibatnya, saat nasabah ini meninggal, takada pengajuan klaim dari keluarganya. Ketika salah seorang anaknya menemukan berkas asuransi ayahnya, masa berlaku asuransinya sudah habis. Kebayang kan berapa lama jaraknya dari waktu meninggal sang ayah. 

6. Pengajuan klaim asuransi harus benar -  benar bersih dari tindak kecurangan asuransi (fraud).

Apabila ditemukan tindak kecurangan, pengajuan klaim pasti ditolak. Bahkan akan dikenai dengan sanksi hukum yang berlaku. Ada beberapa contoh tindak kecurangan pengajuan klaim asuransi. Beberapa contohnya adalah laporan palsu, seperti klaim perusahaannya terbakar padahal sengaja dibakar supaya dapat asuransi untuk dijadikan modal membangun perusahaan baru. 

Contoh lain adalah penggelembungan dana pengobatan di luar negeri dengan menyertakan berbagai dokumen palsu, termasuk kuitansi pembayaran berobat di luar negeri.

Agar pengajuan klaim asuransi tidak ditolak, pastikan untuk menerapkan enam hal di atas. Ingat! bahwa pada dasarnya tidak semua pengajuan klaim akan langsung diterima begitu saja. 

--

Perusahaan asuransi biasanya akan mempertimbangkan dan mengecek berbagai macam faktor seteliti mungkin. Karenanya, apabila posisi kita sebagai tertanggung atau ahli waris, kita harus cermat memeriksa detail semua persyaratan sebelum nantinya mengajukan klaim yang sudah menjadi hak kita tersebut. 


Rabu, 11 November 2015

Menjadi Ibu Berkepala Dingin

Enam hari kemudian, aku meledak lagi. Penyebabnya sama : Lintang makan tidak sesuai takaran; tidak sesuai harapan. Ia juga tidak mengangkat jemuran sehingga pakaian - pakaian yang sudah dijemur sejak dua hari lalu pun basah lagi. Ditambah kantong plastik yang dibiarkan tergeletak begitu saja di teras bersama onggokan lap pel membuatku semakin marah. Akhirnya kebawelan panjang itu susah berhenti. 

Karena sudah putus asa, kukatakan padanya ia harus tinggal bersama ayahnya di Cicurug. Sambil menangis, Lintang menolak. Kuabaikan tangisannya, kutelepon mantan suamiku dan kuminta padanya mengurus kepindahan Lintang. Lima tahun lalu aku pernah minta Lintang dijemput ayahnya. Setelah itu, aku menyesali permintaanku dan bertekad mengurus LIntang sesulit apa pun anakku.

Namun, lima tahun berlalu, tak nampak perubahan signifikan pada kebiasaan makan anakku. Ini sungguh membuatku putus asa. Aku tak tahu lagi harus bagaimana. Meminta ayahnya menjemput Lintang sebenarnya hanya bentuk ketidakberdayaanku. Permintaan itu tidak sungguh - sungguh karena jauh di dalam hatiku, aku pun tak ingin Lintang tinggal dengan ayahnya. Aku tetap ingin mendidik anakku dengan tanganku sendiri. 

Sayangnya, kondisi sekarang ini, kendablekan Lintang membuatku tak tahu lagi harus bagaimana. Masalahnya hanya satu, yaitu tak mau makan sesuai takaran. Ia hanya mau makan sekira 2 - 3 sendok makan dengan sesendok sayur dan sedikit lauk. Jika itu ayam goreng, ia bisa makan banyak, tapi ayamnya saja. Sementara nasi dan sayur, ia akan memakannya dengan wajah cemberut. Jika tak mau, ia akan memakannya dengan menangis. 


Aku sering sekali tak sabar menghadapinya. Rasanya ingin meledak setiap ada di kondisi demikian. Akibatnya, berat badannya sangat kurang untuk anak seusianya. Tak sebanding dengan tinggi badannya. Meskipun tetap bisa beraktivitas, ia mudah lelah dan sering malas berusaha. Apakah ada hubungannya antara malas berusaha dan nutrisi yang kurang? Aku berusaha memenuhi nutrisinya. Vitamin, susu, sayuran, buah, lauk, dan nasi atau karbohidrat lain. Sayangnya, semua tak dimakannya sesuai takaran. Minum air putih pun ia sulit sekali. Tuhan....tolooong . . .

Rabu, 03 Juli 2013

Kakak Akhirnya Memilih

Hei, ternyata cerita tentangmu belum usai seperti yang kuharapkan, seperti cerita tentang relasi yang sudah selesai dalam behangat.com.

Kukira setelah puisi itu dan terhentinya kabar yang biasanya saling kita kirimkan, tak akan lagi kudengar apa pun tentangmu. Pun saat kauabaikan pesan-pesanku. Pesan di inbox dan pesan singkat ke ponselmu tak kau pedulikan. Ya sudah, aku diam. 

patah hati
freepik.com

Padahal, aku hanya ingin kembalikan buku-buku yang kaubilang sangat berharga itu. Namun, diabaikan begini, ya sudah bukunya kusimpan saja.

Eh, sebenarnya aku punya sih alamatmu. Aku masih menyimpannya kalau-kalau aku mau kirim sesuatu sebagai kejutan. Itu alasanku saat kita masih sangat dekat. 

Setahun sudah lewat tanpa terasa. Aku memang tak pernah lagi menunggu kabarmu terlebih kau telepon lebih dulu. Cinta sudah lewat, begitu kata Kahitna. 

Namun, semalam sahabatmu mengabari kalau sudah ada yang mendampingimu. Wow! Kau sudah punya pacar baru dan dikenalkannya gadis itu pada sahabatmu. Itu manis dan menyakitkan sekaligus. Mengingat aku seorang eksistensialis, tindakanmu itu membuatku perih.

Dulu, tiga tahun kita bersama, relasi kita serupa hubungan rahasia. Sangat rahasia buatmu, bukan buatku. Betul memang katamu dulu, semua kesedihan yang kautinggalkan masih lebih sedikit atau lebih ringan ketimbang luka-luka yang sudah kupunya sebelum itu. 

Untuk banyak hal, hari - hari bersamamu sangat mengesankan buatku. Dalam energi negatif dan positif sekaligus, aku bisa merasakan perhatian, kecerdasan, dan kasih sayangmu. Aku merasakan itu meski tak setiap hari, tak sepanjang waktu, meski hanya sesekali.

Aku mungkin sedih, mungkin juga patah hati, mungkin juga perlu waktu berhari-hari untuk mengalihkan pikiran tentangmu, semua tentangmu. 

Keingintahuanku tentang siapa perempuan itu, tentang bagaimana kau memperlakukan dia, tentang ekspresi wajahmu saat bersamanya, tentang kebersamaan kalian, tentang tangannya yang kaugandeng saat kalian menyeberang jalan, tentang genggaman tanganmu saat ia sedih, tentang dada bidangmu yang dia sandari, tentang tatapan matamu yang melekat saat kalian duduk berhadapan, tentang kalimat-kalimatmu yang kadang menggoda, bahkan tentang puisi-puisi yang khusus kautulis untuknya.

Huaah! Itu menyesakkan! Itu membuatku sedih dan rindu. Seandainya kau masih buka pintu untuk komunikasi kita, mungkin tak terasa sedihnya. Membalas pesanku saja kau enggan, apalagi berbagi cerita tentang hidupmu sekarang. Itu sangat mustahil.

Aku tahu, kau takkan lupa peristiwa-peristiwa khusus tentang kita. Aku tahu, aku menempati tempat kecil di hatimu sekalipun kau bilang takkan pernah bisa mencintaiku.

Kita sangat dekat, kau sendiri yang bilang. Meski saat itu kita hanya bermain-main di taman mimpi, tapi layaknya mimpi, ada mimpi yang sangat berkesan sehingga melekat susah hilang. 

Kenanganku selalu baik tentangmu meskipun berbagai dugaan kadangkala mampir di pikiranku. Tentang penelitianmu terhadap negativitas. Mungkinkah semua yang terjadi di antara kita kauanggap sebagai laboratorium negativitas? Aku adalah objek penelitianmu dan kau sang profesor yang mencoba menerapkan terori-teori kepadaku.

Aku memang harus melepasmu, menerima kabar itu bahkan pernikahanmu kelak dengan emosi apa pun. Sedih, kecewa, sebal, rindu, dan sayang sekaligus. Ketika aku mulai bisa melepas masa lalu sebelummu, berhasil melepasnya tanpa harus membuang. Ini saatnya rindu melepas kenangan.

Semua rinduku harus bisa menerima pilihan-pilihanmu. Aku akan sama dengan perempuan-perempuan masa lalumu: Prijasaka, Bidadari, dan Kirana. Kausimpan di rak masa lalu berikut detail kenangan kita. 

Ya sudah, memang sudah selesai. Puisi Untuk Beruang Madu yang kutulis buatmu setahun lalu sudah menutupnya. Kaubilang, "Adek yang kirim puisi itu sebagai surat putus cinta. Kenapa adek yang sedih?"

Hm..apa kau sedih saat aku pamit? Seperti kata Huda, tak ada yang tak sedih saat hubungan selesai. Kau pernah menempati ruang penting dalam kekinian. Keadaan itu pasti meninggalkan kesan mendalam buatku juga buatmu. 

Aku HARUS percaya kalau kau selalu menyimpanku. Jika saat ini kau tak mau mengangkat teleponku atau menjawab pesanku, itu mungkin caramu memutus ingatan; melepas kenangan.

Setiap orang pasti punya idealita yang berbeda dalam menyikapi hidupnya. Mungkin menurutmu, hal yang ideal dalam relasi kita adalah berhenti berhubungan, tapi bagiku, pilihan sikap itu tidak dewasa dan sangat menyebalkan. Sayangnya, aku harus menghargai pilihanmu.

Sabtu, 23 Juni 2012

Cashflow..ooh..Cashflow..

Juni belum berakhir.Masih tujuh hari jelang gajian. Namun,aku sudah harus menghitung,membuat rencana anggaran,dan mengutuki diri sendiri yang selalu membuat hutang baru dari bulan ke bulan. Cashflowku payah banget. Gaji selalu defisit dan ujung-ujungnya menghubungi teman-teman baik di berbagai kota untuk pinjam uang. Bayangpun!!Ketidakmampuanku mengendalikan diri membuat segalanya kacau bahkan sebelum pertengahan bulan. Rencana anggaran rajin kubuat jauh-jauh hari sebelum gaji turun. Berhari-hari sebelum tanggal 1 tiba. Menuliskan pengeluaran dan harapan pemasukan selain dari gaji. Sayangnya, aku terlalu percaya diri terhadap penerimaan alias pemasukan. Bulan Mei misalnya. Pede banget fee tulisan turun senilai 300rb.Padahal mah cuma 100rb!nyengir pedih dah! Belum lagi harapan banyak yang pesan crocs,pesan toddler,abon kaca,kripik. Realitanya?nihiil..crocs memang ada, abon cabe masih ada pemesannya,tapiii..untungnya kecil dan menguap entah ke mana. Ga nutup biaya operasional maka aku sering merugi diam-diam. Diam-diam karena ga pernah kubahas dengan siapa pun,termasuk dengan diriku sendiri. Kubiarkan saja begitu.Ujung-ujungnya operasional harianku pun terganggu. Tuntutan pembayaran hutang akan menguntitku hingga September atau November.Aku mulai paham pola pengeluaranku yang remnya sering blong ini.Aku ga bisa mengendalikan diri belanja yang printilan. Eh, tau-tau abis 100rb!Menyebalkan bukaaan?!! Percuma dah semua tips pengelolaan keuangan yang kubaca dari buku-buku manajemen finansial milikku atau artikel2 yang kubaca di internet. Atau pengetahuanku tentang persentase pembagian anggaran.Nonsense semua!!Dari penandaanku, uangku mulai menipis pada tanggal 20an. Tanggal belasan masih cukup2lah buat nongkrong atau jajan. Tanggal 20an sudah harus mengencangkan ikat pinggang. Tapiiii..tapiii...aku ndablek.Terlalu menggampangkan hingga akhirnya bablas deh duit yang seharusnya diirit2 sampai tanggal 1. Kasihan anakku sering kuomeli karena jajan mulu padahal emaknya jajannya luar biasa lho.Termasuk janji belikan boneka barbie yang angus diam-diam karena uangku tak ada lagi. Mungkin nunggu dari Mas Aris hari Rabu ini. Hum..kalau Mas Aris tanya beli Barbie yang mana?kujawab gimana ya?yang 200rb-an aja deh. Soalnya bulan lalu dia pernah bilang mau tambahin 250rb-an untuk belikan lintang Barbie. Duh,sayang banget,mending buat beli sandal dan tas sekolah baru daripada beli barbie seharga 250rb. Yah, tentang cashflow,aku ga tau harus gimana selain mengencangkan ikat pinggang. Bulan ini ga boleh sembarangan jajan. Harus lebih bisa mengendalikan diri! Sebab utang2ku yg segambreng itu harus dibayar, jadi fokuslah pada kewajiban. Semoga Fitry mau mengerti kalau bayarnya dicicil :-( Hal lain lagi, lima belas bulan yang entah dihitung sejak kapan karena aku tak tahu kapan sidangnya selesai. Kubaca di website yang membahas perceraian, maksimal 6 bln selesai. Ambillah waktu maksimal. Jadi, sidang perceraiannya baru akan selesai bulan November. Hitungan lima belas bulan itu dimulai dari Desember hingga Maret 2014. Ya sudah,tak apa menurutku. Meski sangat lama, kami pasti akan menjalaninya dengan sabar. Rentang waktu itu kuanggap sebagai waktuku memperbaiki diri dalam pengelolaan uang dan waktu. Termasuk kembali merintis karier di dunia penulisan. Bulan Juni ini kembali kubulatkan tekad fokus menulis. Dunia menulis yang kujadikan sebagai sumber mata pencaharianku kelak saat menikah lagi. Saat itu,aku berharap penghasilanku dari tulisanku bisa sama dengan penghasilanku saat mengajar di GO. Saat sudah menikah lagi, aku berharap bisa menjadi pengajar freelance karena aku sudah bisa bergantung pada tulisan-tulisanku. Beberapa bulan lalu, tiap aku belanja banyak dan sadar jatah bulanana menipis, aku masih optimis berharap pada kemampuanku menulis.Namun,seiring berjalannya waktu dan kemalasanku yang makin tak karuan,aku seperti kehilangan pegangan,kehilangan acuan,dan kehilangan harapan. Ugh! Itu menyesakkan.Ketika aku hanya bengong di depan benda ini, kehilangan kata-kata untuk dirangkai,masyaAllah..itu sangat menyedihkan untukku yang bercita-cita menjadi writepreneur. Jadilah sekarang aku harus giat menulis dan membaca lagi. Kosa kata kaya saat kita banyak membaca.So, aku harus kembali membaca apa saja. Oh ya, minggu ini telemarketingku harus selesai dan rekapan peneleponan teman2 sudah harus mulai kuketik. Hal ini dalam rangka menghindari kekagetan kalau tiba-tiba rekapannya diminta. Tentu aku tak mau peristiwa pahit awal April dan Mei terulang bukan?ditagih rekapan belum dikerjain satu pun.Akhirnya,April aku harus izin dengan alasan palsu. Kalau pas MEi, keberuntungan berpihak padaku. Namun, harus diingat beruntung hanya datang sesekali,tidak setiap kali. Jadi, harus tetep siap sedia,harus disiplin emang. Argh!Kuncinya memang 1:disiplin. Memaksa diri menjemput impian ya harus disiplin. So, demi hidup yang lebih baik, demi masa depan finansial yang lebih tertata,dan demi Lintang,serta demi komitmen lima belas bulan,aku harus mengubah gaya hidupku yang terbelenggu rasa malas dan tidak mampu memerangi hawa nafsu jika malas datang.

Rabu, 25 April 2012

Hope Everything Goes Well

Sudah tujuh belas jam sejak sms terakhirmu masuk dan tak ada kabar lagi setelah itu. Empat sms ku pun tak kau balas. Meski mungkin tak ada apa-apa, aku tetap gelisah. Apa yang terjadi?gimana pertemuanmu dengan ibu?apa hasil obrolan kalian?Apakah akan ada perubahan keputusanmu tentang kita?

"Dua belas jam yang berarti", katamu. Buatku juga begitu. Rasanya makin terbiasa dan nyaman bersamamu meski masih ada printilan-printilan yang menggelisahkan. Andai bisa meyakinkan hati dan tak terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan keraguan, aku mungkin akan bilang dengan pasti,"Yup,mari menikah lima belas bulan lagi."

Sayangnya tak semudah itu. Bukan hanya kegagalan masa lalu yang membuatku masih ragu,melainkan aku masih belum yakin apakah kau sesungguh itu?maafkan..Tapi kata-kata hanyalah kumpulan huruf yang bisa terhapus lalu dipaksa melupakannya.

Smsmu kepada istrimu, kau yang bilang,"Aku masih menutup hati untuk yang lain," membuatku agak tersentil. Jadi, kita?hatimu?perasaanmu? apakah sungguh-sungguh dengan agenda lima belas bulan itu?Aku masih gamang,aku masih sangat khawatir (pakai kata 'sangat' karena ternyata harapanku besar juga kepadamu dan kau tahu itu. Aku ingin tanyakan itu, tapi kuatir akan membuatmu tak nyaman. Di titik ini, selama urusanmu belum kauselesaikan di pengadilan agama, aku tak punya hak apa pun,belum waktunya benar-benar merencanakan masa depan meski kau sudah menginginkannya. Aku hanya bisa menunggu,mendengarkanmu,menemanimu saat kau datang menyapaku.

Is it real?is it serious?do you serious with me?

Meski kita sudah membahas itu,tetap saja pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar di benakku. Rasanya ingin membagi kabar bahagia ini,tetapi belum waktunya. Jadi, kusimpan semua. Yaah..meski bakat ngemberku sudah sedikit bisik2 tentang lima belas bulan kepada Bu YS,Pak LT, Pak HU, Bu RH,Bu SI. Hum..banyak geuning?

Yang pasti,belajar dari pengalaman masa lalu,"Jangan paksakan diri terus melanjutkan hubungan kalau banyak keganjilan;ketidakcocokan meskipun banyak orang sudah tahu tentang hubunganku dan rencana-rencana masa depan.

Nah, untuk mengantisipasi itu, berhati-hatilah berbagi cerita. Yang sudah diceritakan ya sudahlah. Mulai hari ini aku tak akan cerita-cerita lagi. Kusimpan saja bahagia,rindu di hati hingga harinya datang nanti. Saat kau benar-benar datang menemui orangtuaku dan menyampaikan maksudmu. Saat hari H itu diputuskan,aku akan berbagi kabar bahagia pada dunia..Membayangkannya saja sudah bahagia campur sedikir cemas. Beneran kejadian ga yaa?

Lima belas bulan atau dua puluh bulan?yang pasti kau perlu masa tenggang dan pemulihan. Selain itu, image di mata orang-orang yang mengenal kalian. Mungkin lebih tepatnya lima belas bulan pasca perceraian yang belum tau kapan. Mungkin Mei atau Juni atau humm..tahun ini belum bisa dimulai. Wallahualam. Aku tak mau menjadi tokoh antagonis yang memaksamu,kau tahu itu.

Kalau berhitung, mungkin baiknya lima belas bulan setelah perceraian selesai. Jadi, seandainya perceraian mulai diurus Mei, mungkin selesai Agustus. Masa tenggang dimulai sejak September hingga lima belas bulan ke depan. Mungkin November 2013..InsyaAllah,semoga Allah meridhai. Semoga kita tetap memegang teguh komitmen hingga waktunya tiba.

Rentang Mei 2012-Okotober 2013 menjadi masa menabung. Menabung untuk biaya menikah,biaya hidup kita setelah bersama. Targetku menabung 1 jt tiap bulan mulai Agustus. Target ada ada 15 juta di tabungan hingga Oktober 2013. Mudah-mudah dilapangkan rezeki dan kesehatan. Mudah-mudahan Allah melancarakan segala urusan. Semoga aku bisa melunasi hutang-hutangku sebelum aku menikah..


Oh ya, akhirnya smsmu datang juga. Alhamdulillah leganyaa..Semoga kita bisa mewujudkan impian itu..menjemput impian dengan cinta yang sabar.Bismillah..

Minggu, 22 April 2012

Keraguanku

Pagi yang masih ngantuk dan malas bangun padahal banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Ambil baju di tukang jahit jam 8 ini, lipet baju trus ditata rapi di lemari, dan cuci baju yang sudah kutelantarkan sejak kemarin sore. Ga mungkin selesai dalam kurun waktu satu jam. Huaaah!penyakit lama..penyakit lama! Ga bisa tidur sore eh malah bablas tidur pagi. Aku tidur jam 03.30 lalu bangun jam 07.30. Bad habit. Ini habit yang sudah terbentuk sejak sebulan terakhir. Sejak dekat dengan Mas Aris, jam tidurku mundur hingga dini hari. Kami bicara panjang lebar tentang apa saja,terutama tentang hubungan kami dan masa depannya. Belum lagi ia yang sering susah tidur membuatku ingin menemaninya hingga aku tak bisa lagi menahan kantuk dan tidur begitu saja. Ini kebiasaan yang harus diubah.Aku punya waktu 15 bulan utk mengubah gaya hidupku yang lelet ini. Kegagalan-kegagalan mewujudkan impian ini karena aku tak bisa mengelola waktu dengan tepat. Selain itu, aku harus mulai disiplin pada diri sendiri dalam memanajemen keuanganku. Uangku tinggal 200rb hik..hik..mudah-mudahan Endah segera transfer 75rb dan Tuti 50 rb supaya ada tambahan 125rb utk akhir bulan. Mudah2an honor tulisanku dikirim minggu ini juga. Orderan toddler juga akhir bulan berikut pembayarannya. Supaya akhir bulan isi dompetku cukup hingga gajian. Yah,aku harus tetap menyisihkan uang 1 juta tiap bulan untuk persiapan 15 bln. Humm..jujur aku masih ragu..sangat ragu dengan putusan ini. Apakah mas Aris sungguh2 ingin menikahiku?apakah aku bisa hidup dengannya?seperti apa kami kalau menikah kelak? Keraguan ini mungkin karena urusan perceraiannya yang belum selesai-belum dimulai bahkan. Ia belum kenalan sama Lintang,belum ketemu orangtuaku. Hal lain aku masih merasa nggak enak bayangin apa kata mbak Iva tentang hubungan kami. sebenarnya bisa sih mengabaikan itu,tapi tau nih kenapa banyak ga enaknya. Perasaan-perasaan itu yang bikin ragu. Jadi ingin segera ketemu dan memastikan banyak hal supaya pupus semua keraguan..Di titik ini kami memang perlu saling meyakinkan..

Kembali tentang Kakak

Kangen yang kita definisikan sebagai kerinduan untuk bercinta membuatmu aktif menghubungiku. Sms-smsmu datang cukup rajin sejak hari Sabtu. Tidak biasanya kau meneleponku dan tidak biasanya pula kuabaikan teleponmu. Sekali pun hatiku masih menyimpan namamu, aku sudah tak ingin lagi berproses denganmu.Sungguh, aku tak mau lagi menarik nafas panjang karena rindu yang tak tersampaikan. Kau adalah nafas panjang rindu dan sakit sekaligus. Mengingat wajahmu adalah siksa, menelusuri sisa-sisa janji dan kenangan kita adalah luka dalam tak terdeteksi. Aku tahu, rentang waktu tiga tahun ini kaulah satu-satunya tempatku menitipkan rindu dan nafsu. KAu pun tahu itu. Dengan tak peduli akan ke mana kita, kau terima tubuhku,rindu,dan cinta yang kuserahkan utuh padamu. Namun,sayang seiring berjalannya waktu, aku pun tak bisa terus begitu. Harus ada kejelasan,kepastian,dan kau takpunya itu. Jadi, maafkan aku harus pergi..
Tulisan sebelum menutup malam eh pagi. Alhamdulillah ada kelegaan meski belum benar-benar lega. Setidaknya ada kejelasan kita hendak ke mana. Ada keterbukaan dan kelugasan tentang hubungan kita dan apa yang akan serta harus kita lakukan selama rentang waktu lima belas bulan yang kau ajukan itu. Aku tak meminta apa pun padamu selain kepastian,kesungguhan,keseriusan,dan pembuktian bahwa kau tak sekadar membangun mimpi di taman mimpi Layla Majnun seperti yang pernah dilakukan dia yang datang sebelum dirimu. Ada kelegaan,tapi belum benar-benar lega sebelum kaubereskan statusmu,urusanmu di Pengadilan Agama. Setelah urusan itu selesai,mungkin aku bisa benar-benar lega dan kita bisa serius merencanakan apa yang akan kita lakukan di masa depan itu. Membangun ‘rumah’ yang kita idam-idamkan. Rumah yang hangat dan damai. Semoga kita bisa selalu mengingatkan dan memperbaiki kesalahan masa lalu. Tahu tidak? Jujur, aku merasa sangat bahagia. Kau seperti pucuk dicinta ulam pun tiba. Usahaku meraihmu,mendapatkanmu sejak Desember itu akhirnya tak sia-sia. Gayung bersambut dan di sinilah kita sekarang. Kau tak lagi cuek dan dingin seperti pada Desember hingga Februari dulu. Kau sudah menjadi milikku seperti aku yang kini menjadi milikmu. Kita saling menggenggam hati dan menitipkan harapan. Ya Allah, semoga Kau ridhoi kami. Semoga rentang lima belas bulan ini diberi kelancaran untuk mempersiapkan diri secara mentar,spiritual, dan material. Mudahkan rezeki kami Ya Rabbi...Lindungi dan jaga hati kami agar senantiasa saling setia dan menyayangi hingga Kau panggil salah satu dari kami. Sungguh, sampai hari ini aku masih takjub dan memahami bahwa ini adalah doa yang Allah kabulkan. Doa yang kupanjatkan saat luka hatiku luar biasa sakitnya. Ya Allah,semoga pilihanku tidak salah. Semoga dia benar-benar laki-laki baik hati.Semoga semua penilaianku tentangnya tidak salah. Kekaguman, kepercayaan,kasih sayang,cinta,dan kerinduan ini kutitipkan padanya..Lindungi dia agar senantiasa menjaganya ya Rabbi..karena kepercayaan itu yang tak kuberikan pada Gundul dulu. Ya Allah,semoga Mas Aris adalah doa yang Kau kabulkan..tanda yang kutunggu..

Sabtu, 07 April 2012

Pernikahan dan Pemakluman

7 April Pernikahan zaman sekarang terlalu banyak pemakluman,kukira. Aturan-aturan zaman dulu yang mengharuskan kedua orang tua bertemu sebelum anak2nya mengikatkan diri dalam ijab kabul sekarang mulai terkikis pelan-pelan. Alasannya klasik dan harus dimaklumi mau tidak mau: kondisi finansial yang mefeet. Aku tak tahu,tapi kukira bisa tidak bisa harus dipaksakan. Ini berhubungan dengan pengakuan dan persetujuan. Orangtua laki-laki harus mengenal baik siapa calon menantu perempuan, harus tahu siapa calon besannya. Kita tidak pernah tahu masa depan akan berjalan seperti apa. Prosesku dan Gundul dulu pun banyak pemakluman dari bapak ibuku. Lamaran yang apa adanya. Bapak Manado datang dengan perhiasan yang ditaruh dalam saku jaketnya. Bukannya memuja ritual, melainkan itu bagian dari penghormatan dan pengakuan. Yah meskipun seiring berjalannya waktu, mertuaku memperlakukanku dengan baik. Ketidaknyamanan kecil2 itu wajar lah. Perceraian yang terjadi di kemudian hari bukan karena mertua,melainkan akumulasi kekecewaan dan rasa sakit yang bertumpuk. Sampai hari ini, aku masih berusaha menemukan akar kekerasan yg kualami. Keras kepalaku, serangan2ku terhadap ketidaksamaan visi misi kami membangun monster di hatinya. Uuft..mengutip pendapat mas bariq,”Kalian sebenarnya sangat berbeda terutama secara ideologi. Tapi kukira kalian bisa bersama karena cinta.ternyata tidak.” Yup, renungan panjang dari yang kualami, kubaca dan kudengar: cinta tidak cukup.komitmen jauh lebih penting. Hum..semoga Mas Aris memahami ini... Kisah Putri dan calon suaminya ini menggetarkan. Menggetarkan karena sang calon suami ternyata punya kisah yang sama dengan Lintang. Orangtuanya divorce juga. Calon suaminya Putri ini -dari cerita yang disimpulkan ibu-terbuang dari ayah ibu yang bercerai lalu masing-masing menikah lagi.Tak hanya ayah ibu yang sibuk dengan keluarga masing-masing, tetapi kondisi keuangan yang tidak memungkinkan menjadi alasan absennya orangtua calon mempelai pria dalam proses lamaran dan pernikahan. Sesibuk apa pun orangtua, seharusnya mereka meluangkan waktu menyiapkan pernikahan anaknya.Lalu bagaimana jika hambatan itu adalah kondisi finansial?hm..kadangkala kondisi ini membuat siapa pun tak mampu bergerak,menjadi tak berdaya. Kalau tempatnya jauh, lintas pulau,ketidakhadirannya bisa dimaklumi. Perlu biaya sangat banyak untuk bepergian jauh terlebih dalam rangka melamar. Pasti perlu bawa ini itu,penginapan,dll. Nah, kalau jarak antara kedua belah pihak seperti Bandung-Jakarta, Tasik-Bandung sih deket banget. Bis Bandung-Jakarta 200rb pp.Tasik-Bandung 100rb. Pinjam uang dulu mungkin alternatif terakhir. yang penting usaha dan datang bertemu calon besan. MAri kita tunggu hari Minggu minggu depannya lagi.Semoga ada saudaranya yang datang supaya lek Nano dan Lek Isah ga gelisah karna nggak tau keluarga calon menantunya..

Senin, 02 April 2012

Baruuu..

Horeee! Akhirnya sempat juga ganti desain blog. Semoga tampilan barunya bisa memberi pencerahan. Segala sesuatu yang cerah insyaAllah akan menceriakan;memberi keriangan. Blog ini masih menjadi diaryku,masih jadi media tempat kucurahkan semua uneq-uneq gelapku. Sisi hitam yang kueksplorasi di sini. Termasuk memasang foto tanpa kerudung karena ga akan ada orang yang mampir. Yeah,let's dicipline update this blog. Share semua perasaan,pikiran, dan hasil-hasil yang sudah dicapai. Lingkaran pelangi seringnya tak penuh warna karena kebanyakan curhat kegelisahan rasa. Humm..tak apa, aku sendiri ga tau adakah yang datang dan membaca tulisan-tulisanku?who knows?*angkat bahu* Sekarang waktunya beresin baju dan itung pengeluaran april. Hope this month better than before.Kencangkan ikat pinggang dan patuh pada agenda keuangan awal.

Rabu, 28 Maret 2012

rahasia

Ini peristiwa lain dalam hidupku yang tak mungkin kuceritakan pada siapa pun. Tidak juga pada para sahabat 'gila' yang selama ini kupercayakan sisi gelap hidupku pada mereka. Tentang laki-laki ketiga yang muncul tiba-tiba. Dia datang saat hatiku sedang pedih perih luar biasa. Sapaannya terasa seperti pertanda setelah baru saja kupanjatkan doa kepada-Nya. Seperti katanya,"Apa kau kira semua ini kebetulan?malam itu aku seperti digiring untuk bicara denganmu." Aku terharu dengan itu dan pelahan mulai menerimanya masuk hatiku. Hari hari bergulir dengan hati berbunga-bunga yang diliputi kebimbangan. Antara dia dan kakak yang sudah menemaniku dua tahun lamanya. Kami berbagi cerita panjang lebar.Dia ceritakan keluh kesahnya tentang masalah yang sedang dihadapi. KOnflik rumah tangga;permintaan perempuan yang ingin berhenti menjadi istrinya. Semua hal yang membuatnya galau tak karuan. KUmpulan cerita sedih yang biasanya disimpan sendirian saat itu ditumpahkannya padaku. Panjang lebar, tak diberikannya jeda bagiku untuk berpikir,merenung,dan menduga-duga apa yang terjadi sebenarnya. Hingga tanpa terasa aku sudah memberinya posisi nyaman di pojok hatiku. Jadi, ada dua orang yang duduk manis di sana. Kakak dan dia. Dua orang yang datang dengan cara berbeda, cerita yang tak sama, dan tanpa harapan tempat hatiku bisa kutitipkan.

Jumat, 06 Januari 2012

GOLD MORNING!! Pagi ketujuh di bulan Januari. Mendung,tapi hatiku tetep semangat.Dua minggu yang penuh deadline. Satu agenda selesai: Sinopsis cerita utk seleksi kursus menulis online gratis. Semoga berkah,semoga lulus.Amiin.. Aku mau serius nge-blog ah. Pakai alamat blog ini aja. cerita2 buruk masa lalu yang tercatat di blog ini mau kubuang aja.Kumulai dengan tulisan-tulisan inspiratif,tulisana-tulisan bernas yang memberi semangat untuk siapa pun yang membacanya. CUrhat-curhat bermutu tidak sekadar mengumbar kehidupan pribadi. BTW, ada satu hal yang menari-nari di benakku sejak beberapa hari terakhir. Setiap kudengar rekan kerjaku menceritakan masa lalunya;cerita yang itu-itu lagi;kisah yang sama. Tentang suami penjudi,selingkuh,pemabuk, KDRT yang menimpanya, depresi yang dialaminya,diceritakannya pada banyak orang. Apakah itu bisa menyembuhkan luka?bisa membantunya menjadi lebih bijaksana dalam mengelola hubungannya dengan suami? Aku malah melihat itu sebagai cemilan yang tak ada arti. Seperti akcang goreng yang dijual murah. Kisah itu bisa inspiratif,bisa jadi pelajaran utk orang yang mendengarnya, tetapi kalau diceritakan terus menerus,bukankah itu malah membuka aib dan menjenuhkan? Dia berusaha seimbang,mungkin. Tak hanya yang buruk yang diceritakan, tetapi juga yang baik-baik pun disampaikan. yang baik dan buruk tentang suaminya. Hum..untuk banyak hal, dari sekian kali kudengar cerita yang sama. Pengisahan dengan gaya penuh tawa itu malah membuatku kehilangan simpati. Sungguh,jadi enggan dengarnya.

Sabtu, 19 November 2011

20-11-2011

Baru sadar kalau ini angka cantik.20-11=2011.Angka cantik,tapi tidak untuk hatiku dan Lintang. Seperti mimpi,ada perempuan yang mau dengannya. Laki-laki yang minder, manja, labil, dan ringan tangan. Dulu, setiap aku sangat marah kepadanya, sangat sedih akibat perlakuannya, atau memar karena dipukulinya,aku selalu berpikir mungkin hanya aku satu-satunya perempuan yang mau menjadi teman hidupnya.

Ups, ternyata salah. Setelah kami berpisah dan dia tak mau lagi kembali meski anak kami memohon setiap waktu, dia menikah lagi. What a surprise! What a shocking news! Ternyata ada juga perempuan yang mau hidup dengannya. Perempuan yang baru memulai persoalan berat dalam hidupnya. Aku memang tak tahu proses yang mereka lalui hingga dia memutuskan perempuan ini menjadi istrinya dan begitu pula sebaliknya. Aku juga tidak tahu apa kelebihan perempuan ini. Yang kutahu dia masih gadis, sarjana, dan mau berhenti bekerja setelah menikah. Hal yang sama yang kulakukan dulu. Berhenti dari semua aktivitasku selain menemani dia dan bermain ala kadarnya dengan teman-temanku.

Kali ini tak perlu lagi membahas perasaanku karena sedih dan kecewa itu sudah pasti, tak perlu dirasa lagi,nanti juga hilang sendiri. Yang pasti di tengah perasaan negatif itu, terselip sesuatu yang aku nggak tahu namanya apa. Sesuatu yang membuatku tetap merasa -hanya merasa- dia tak mungkin bisa mendapatkan perempuan dengan kualitas seperti diriku. Sejarah mencatat, perempuan2 yang berhubungan dengannya adalah perempuan2 biasa yang tidak berideologi kuat seperti aku. Ideologi kuat yang membuatku jadi pemberontak keras kepala hingga dia membenciku dan enggan membangun komunikasi lagi. Tak apa *angkat bahu*. Dua tahun terakhir ini, narasumberku bilang dia nyaris dekat dengan customer service di sebuah dealer dan akhirnya menikahi customer service di sebuah lembaga kredit. Ya, sepadan lah dengan kualitas dia sebagai individu. Hidupnya standar,tak ada pengalaman2 spiritual atau intelektual selain pengalaman mistis yang dibuatnya sendiri.Sekuat apa kau membuangku, kau takkan bisa mengenyahkanku setiap kau ingat kenangan tentang Sultan Ternate yang kaubangga-banggakan itu. Atau apa pun yang membuatmu terdampar di tempatmu saat ini.

Oke deh, aku tak ingin mengucapkan apa pun.Aku masih marah, tapi tak ingin memikirkannya lagi. Aku mau gemuk,tapi kalau pun sulit, yang penting hidupku tenang dan damai. Mari kembali menulis. Menyelesaikan daftar tulisan yang harus selesai yang kutempel di tembok kamar. Selamat hari Minggu pagi.Salam

Sabtu, 26 Maret 2011

tentang sebuah pintu

Ini cerita tentang sebuah pintu. Bersama seorang teman, kami berdiskusi panjang lebar tentang bagaimana dan kapan kami akan membuka pintu itu. Intensitas diskusi kami membuat saya makin penasaran, makin ingin tahu, makin ingin memegang gerendelnya, lalu mendorong si pintu hingga terbuka.

Namun, saya takut, teramat takut membukanya. Tak hanya takut, tetapi juga bingung. Butuh kekuatan ekstra untuk meraih gerendelnya lalu mendorong hingga terbuka. Apakah saya mempunyai kekuatan itu?Apakah rasa penasaran saya sudah cukup kuat untuk mendorong pintu itu agar terbuka?

Saya belum tahu hingga dua puluh delapan hari ke depan. Selama masa penantian, saya harus mengukur kekuatan,keberanian, dan konsekuensi dari pilihan saya membuka pintu. Kalau pun akhirnya saya putuskan membuka dan masuk ke dalam pintu itu, semoga Tuhan mau mengerti...

Kamis, 24 Februari 2011

menabung rindu

aku menabung rindu

kusimpan lima huruf itu satu demi satu dalam celenganku
senin selasa rabu
kuhitung hingga hari minggu
kuperiksa setiap waktu
sejak pagi hingga saat bulan menyapaku

aku hanya bisa menabung rindu

Sabtu, 29 Januari 2011

Ternyata..

Gara-gara harus cari akte kelahiran lintang, ngga sengaja kubaca-baca lagi tulisanku di masa lalu. Aduuh, ampun deh ternyata kacau banget sintaksis dan morfologinya. malu aku mengklaim diriku pernah jadi editor balairung. Tulisan-tulisan itu ternyata hanya kuedit dari perspektif nilai rasanya. enak dibaca atau nggak, itu aja. Pdahal sekilas saja kubaca, haduuh..ini tulisan kok juelek banget. Teknik menulis yang payah dan baru kusadari setelah menjadi guru bahasa Indonesia.

Ya, selalu ada terang sesudah gelap. MUngkin ini jalan yang Allah tunjukkan buatku dalam rangka mewujudkan cita-citaku sebagai penulis. Ya, meski di lapangan teknik penulisan tidak melulu bersandarkan pada morfologi dan sintaksis yang saklek, setidaknya pengetahuanku yang sudah jauh lebih baik tentang hal ini bisa membantuku menciptakan tulisan yang lebih berisi. Pe-erku sekarang hanya meluangkan waktu, memaksa diriku menulis tentang apa saja. Toh, ide-ide inspiratif itu sudah menari-nari di kepalaku. IDe yang datang dan pergi, yang muncul dan hilang begitu saja. Itulah kenapa aku eprlu netbook,itulah alasan utama kenapa aku membutuhkan si mungil. Supaya aku bisa menulis kapan pun. Sayangnya aku sering tak berdaya saat berhadapan dengan si malas.Hufh..hush..hush..ayo pergi jin malas..

Memikirkan tulisan membuatku jadi semangat lagi, energi negatif yang tadi muncul sedikit mulai terkikis. Alhamdulillah, ada "berharap lebih" yang layak untuk diharapkan. Setidaknya hidupku masih tetap indah, tetap meriah, meski kalian berdua kusimpan ke tempat sampah.